SOLOK — Alibi cerdik seorang pekerja konter seluler di Kota Solok akhirnya terbongkar di hadapan polisi. Pria berinisial MDA (24) sempat membuat sang majikan tersentak usai mengaku menjadi korban hipnotis hingga linglung dan kehilangan uang toko sebesar Rp9.312.000.

Namun, skenario fiktif tersebut runtuh total saat penyidik menemukan fakta sebenarnya: uang tersebut ludes dipakai judi online!

​Peristiwa ini menimpa Yudi Gusman (31), pemilik Konter Yuno Cell yang berlokasi di Jalan KH Dewantoro, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah. Yudi tak menyangka, MDA pekerja yang baru satu bulan bergabung dengannya nekat merancang kebohongan demi menutupi ulahnya.

​Kejadian bermula saat jadwal shift MDA berakhir sekitar pukul 07.00 WIB. Bukannya menyetorkan uang hasil transaksi harian, MDA justru menyodorkan cerita dramatis kepada Yudi. Ia mengaku didekati orang tak dikenal di konter, dihipnotis, hingga mendadak “terbangun” di suatu tempat dengan kondisi uang hasil penjualan konter telah lenyap. Merasa ada yang ganjil, kasus ini pun dilaporkan dan ditangani oleh pihak kepolisian.

​Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Iptu Daslucky Okyusran, mengonfirmasi bahwa alibi hipnotis tersebut hanyalah akal-akalan pelaku.

​”Setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik, terungkap bahwa uang tersebut tidak hilang karena hipnotis. Pelaku menyetorkan uang konter ke akun e-wallet pribadinya, lalu digunakan untuk bermain judi online hingga habis melayang,” ungkap Iptu Daslucky.

​Kini, warga Pasar Pandan Air Mati tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi akibat ketagihan judi online yang berujung tindak pidana penggelapan.

Penulis: BSEditor: FS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *