PADANG – Kecelakaan ekstrem kembali terjadi di jalur maut Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat. Sebuah mobil dilaporkan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 80 meter pada Kamis malam (2/7/2026) sekitar pukul 21.55 WIB.
Mendapat laporan darurat tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang langsung bergerak cepat. Mengusung semangat Quick Action, tim penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi medan berat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa operasi SAR ini masuk dalam kategori penanganan khusus karena kondisi medan dan posisi korban.
“Kami menerima informasi dari rekan media pada pukul 22.03 WIB. Berdasarkan laporan awal, kecelakaan ini mengakibatkan satu unit mobil masuk jurang yang sangat dalam, dan diinformasikan ada korban yang dalam kondisi terjepit di dalam kendaraan,” ujar Abdul Malik, Kamis malam.
Tepat pada pukul 22.13 WIB, hanya beberapa menit setelah laporan diterima, enam personel rescuer langsung diberangkatkan dari markas Basarnas di By Pass KM 25 menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) yang berjarak sekitar 37,8 kilometer via darat.
Tim diperkirakan menempuh waktu perjalanan selama satu jam untuk mencapai lokasi, meskipun cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah.
Hingga berita ini diturunkan, identitas dan jumlah pasti korban di dalam mobil masih dalam proses pendataan (menyusul). Mengingat adanya korban yang terjepit, Basarnas Padang membekali tim dengan peralatan penyelamatan yang sangat spesifik dan komplet.
“Personel kami sudah bergerak ke lokasi. Fokus utama malam ini adalah menjangkau posisi mobil secepat mungkin, memastikan kondisi korban, dan melakukan evakuasi dengan teknik ekstrikasi serta mountaineering karena kedalaman jurang yang cukup ekstrem. Mohon doa dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan aman,” tutup Abdul Malik.









