DHARMASRAYA – Kasus pembunuhan tragis menggemparkan warga Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Seorang wanita pemandu lagu berinisial Z (26) ditemukan tewas di dalam kamar sebuah penginapan di daerah Pulau Punjung, Dharmasraya, diduga akibat dicekik oleh teman kencannya sendiri.
Usai melancarkan aksi kejinya, terduga pelaku yang merupakan seorang pemuda berinisial FR (24) secara mengejutkan langsung mendatangi Mapolres Dharmasraya untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Kapolres Dharmasraya melalui Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Andri, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut dan mengonfirmasi bahwa terduga pelaku saat ini sudah diamankan.
“Benar, saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus tersebut. Terduga pelaku telah diamankan setelah menyerahkan diri ke Polres Dharmasraya,” kata AKP Andri saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).
Kronologi Kejadian dan Motif Cekcok
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, peristiwa ini bermula dari cekcok mulut antara terduga pelaku dan korban di salah satu tempat hiburan karaoke tempat korban bekerja. Perselisihan tersebut terus berlanjut hingga akhirnya FR membawa korban, yang merupakan warga Teluk Kuantan, Riau, menuju ke sebuah kamar penginapan.
Di dalam kamar itulah, emosi pelaku diduga memuncak. FR nekat mencekik leher korban hingga lemas, tidak sadarkan diri, dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menyadari korban sudah tidak bernyawa, FR langsung mendatangi Polres Dharmasraya sekitar pukul 16.30 WIB dan mengakui seluruh perbuatannya di hadapan petugas.
Polisi Olah TKP dan Autopsi Jenazah
Menerima pengakuan dari terduga pelaku, jajaran Satreskrim Polres Dharmasraya bersama personel Polsek Pulau Punjung langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas langsung memasang garis polisi (police line) di kamar penginapan dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan barang bukti.
Untuk kepentingan penyelidikan dan pengungkapan penyebab pasti kematian, jenazah korban kini telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar guna menjalani proses autopsi.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Dharmasraya masih terus melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap motif utuh di balik aksi pembunuhan sadis ini.










