PERAK, MALAYSIA — Nama Gerakan Pramuka Indonesia kembali berkibar gagah di panggung internasional. Dalam balutan tradisi kerajaan yang khidmat, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang, Kak Andree Algamar, resmi dianugerahi anugerah tertinggi Bintang Seri Maharaja Lela Emas oleh Persekutuan Pengakap Negeri Perak, Malaysia, Sabtu (25/7/2026).
Momen bersejarah yang berlangsung di Gedung Sekretariat Kerajaan (SUK) Ridzuan tersebut terasa makin istimewa. Tanda kehormatan disematkan secara langsung oleh Raja Negeri Perak, Duli Yang Maha Mulia (DYMM) Paduka Seri Sultan Nazrin Muizzuddin Shah.
Anugerah Bintang Seri Maharaja Lela Emas bukanlah sekadar medali formalitas. Ini adalah simbol apresiasi tertinggi yang diperebutkan di tingkat kepanduan internasional dan diberikan dengan tingkat selektivitas super ketat. Terbukti, sepanjang tahun 2026, Kerajaan dan Pengakap Perak hanya menganugerahkannya kepada tujuh tokoh terpilih dari seluruh dunia.
Kehadiran nama Kak Andree Algamar di jajaran elit tersebut menjadi bukti sahih atas kepemimpinan visionernya. Di bawah komandunya, Kwarcab Padang sukses membangun ‘jembatan diplomasi’ yang kokoh dengan Pengakap Perak. Lewat pertukaran budaya, penyelarasan metode kepanduan, dan pembinaan karakter pemuda, hubungan serumpun Indonesia-Malaysia kian erat dan berdampak nyata.
Sukses besarnya diplomasi kepanduan ini tak lepas dari kerja keras di balik layar. Kak Idris, Andalan Urusan Humas Kwarcab Padang, turut mencatatkan namanya dalam barisan penerima penghargaan. Ia dianugerahi medali kehormatan Pingat Dato’ Sagor – Perak (PDS-II).
Sama eksklusifnya, medali ini hanya diberikan kepada 14 tokoh tahun ini. Kak Idris dinilai menjadi kunci penggerak yang menghubungkan visi dua negara mengawal komunikasi, memfasilitasi pertukaran program, hingga memastikan tiap sinergi berjalan presisi.
Penyematan langsung oleh Sultan Nazrin Muizzuddin Shah ini bukan cuma sebuah seremoni, melainkan babak baru diplomasi akar rumput (soft diplomacy). Dari Padang untuk dunia, Gerakan Pramuka membuktikan bahwa semangat kepanduan mampu melintasi batas negara dan mengukuhkan persaudaraan serumpun di pentas global.










