PESISIR SELATAN – Aksi bejat seorang pria berinisial S (35), warga Padang Laban, Kenagarian Pasar Lama Muara Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, berakhir tragis di tangan warga. Pria yang berprofesi sebagai pedagang ini diduga nekat melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya sendiri yang masih berusia 15 tahun.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi di kediaman korban di Rantau Ketaka, Kenagarian Lunang, Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan data yang dihimpun, aksi tidak terpuji tersangka S dimulai pada Sabtu (27/6/2026) malam, sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu, korban yang sedang terlelap di dalam kamarnya hanya mengenakan pakaian dalam. Tersangka S diduga masuk ke kamar dan sempat merekam kondisi korban yang sedang tidur sebelum akhirnya keluar.
Namun, hasrat menyimpang tersangka tak terbendung. Pada Minggu (28/6/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka kembali menyelinap masuk ke kamar korban. Kali ini, ia nekat melakukan tindakan fisik dengan mencium leher dan meremas paha korban.
Sontak, korban terbangun dan langsung melakukan perlawanan dengan mendorong tubuh tersangka. Tak gentar meski terus dipaksa, korban dengan tegas mengancam akan melaporkan perbuatan tersebut kepada kakak kandungnya. “Saya laporkan kejadian ini kepada abang saya!” tegas korban saat itu.
Mendengar ancaman tersebut, tersangka panik dan langsung melarikan diri dari kamar korban. Tanpa membuang waktu, korban segera berlari menuju rumah tantenya, L, yang berada tidak jauh dari lokasi, untuk menceritakan pelecehan yang baru saja dialaminya.
Mendengar laporan tersebut, tante korban bersama sang keponakan segera mendatangi rumah tersangka untuk melakukan konfrontasi.
Setibanya di sana, suasana memanas. Kakak laki-laki korban (21) yang terbangun akibat keributan tersebut pun langsung ikut memarahi tersangka.
Menyadari posisinya terpojok, sekitar 30 menit kemudian tersangka S mencoba melarikan diri ke area belakang rumah.
Namun, aksi pelariannya gagal setelah pihak keluarga dibantu warga sekitar melakukan pencarian intensif. Tersangka akhirnya ditemukan sedang bersembunyi di balik semak-semak dalam kondisi terdesak.
Warga yang geram sempat mengamankan pelaku sebelum akhirnya menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Hingga saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak berwajib guna proses hukum lebih lanjut.










