PADANG — Aksi premanisme seorang juru parkir berinisial A (41) berakhir di tangan kepolisian. Pelaku diringkus Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang usai mengamuk dan mengacungkan sebilah golok di area parkir RS Ibnu Sina, Gunung Pangilun, Kota Padang, Jumat (4/9/2026) sore sekitar pukul 15.37 WIB.
Insiden bermula ketika pelaku terlibat cekcok hebat dengan adik kandungnya berinisial IK (35) di lokasi kejadian. Setelah sang adik melarikan diri, pelaku yang terlanjur emosi justru mengambil sebilah golok dari sebuah warung terdekat dan mengacungkannya ke arah warga.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, Isan (30), aksi pelaku sempat memicu kepanikan warga sekitar karena dinilai membahayakan keselamatan umum.
”Pelaku mengacungkan golok sambil berteriak menantang warga yang ada di sekitar lokasi,” ujar Isan di lokasi kejadian.
Resah dengan ancaman tersebut, warga berinisiatif menghubungi layanan Call Center 110 Polresta Padang. Menindaklanjuti laporan darurat itu, Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M. Yasin langsung menginstruksikan personel Tim Klewang untuk mendatangi lokasi kejadian.
Katim 2 Klewang Satreskrim Polresta Padang, Aiptu David Wewe, menyebutkan bahwa timnya langsung bergerak cepat begitu menerima koordinasi melalui jaringan radio komunikasi.
”Melihat kedatangan petugas berpakaian preman, pelaku berusaha kabur dan bersembunyi di sebuah warung. Namun, pelaku berhasil kami bekuk. Yang bersangkutan kami jerat dengan pasal tindak pidana membawa dan menguasai senjata tajam tanpa izin,” kata Aiptu David Wewe.
Pelaku yang semula bersikap arogan tak berkutik dan mwnangus terisak-isak, saat digelandang petugas. Saat ini, A beserta barang bukti sebilah golok telah diamankan di Mako Polresta Padang guna proses penyidikan dan pemeriksaan hukum lebih lanjut.










